Home » Perlengkapan Camping » Tonfa / Tongkat Pemukul Standart
Kategori
Alamat Toko

Perumahan Harapan Indah
Ruko Pasar Moden
Blok R no. 20
Bekasi, Jawa Barat

Testimoni
Produk Pilihan
Pengiriman
Download Katalog

Tonfa / Tongkat Pemukul Standart

Tonfa / Tongkat Pemukul Standart
Dilihat : 11972
Kode Produk :
Berat : 1 Kg
Stok : Ready
Rp 80.000
Rp 65.000
Order Sekarang Juga !!!
Contact Person : Antonius Kurniawan
Hotline : 02183828363
Sms Center : 085216055777
PIN BBM : 588F5D4A

Detail Produk Tonfa / Tongkat Pemukul Standart

Tonfa / Tongkat Pemukul Standart

Tonfa / Tongkat Pemukul Standart

 

Tonfa / Tongkat Pemukul Standart

Panjang 58 cm

Bahan Fiber

Satuan Rp. 60.000
Sepasang Rp. 110.000

Tonfa adalah jenis senjata tongkat berasal dari Okinawa, berbentuk sederhana, tongkat lurus dengan pegangan tegak lurus dekat salah satu ujungnya. Alat ini sering kita lihat tergantung pada pinggang para aparat kepolisian yang sedang bertugas mengatur lalu-lintas, yang melakukan pengamanan demonstrasi ataupun yang menangani kerusuhan. Perlu diketahui bahwa alat ini sebenarnya berasal dari Okinawa zaman kuno, tongkat sederhana yang akhirnya berkembang menjadi senjata dalam beladiri selama berabad-abad.

Sejarah
Dikatakan bahwa tonfa pada awalnya adalah pegangan kayu yang terdapat pada sisi dari gilingan (millstone) atau bagian dari kekang kayu pada kuda — yang dapat dengan mudah dilepaskan dan dipasang kembali –, dan yang kemudian dikembangkan menjadi senjata saat petani-petani Jepang dilarang menggunakan senjata tradisional mereka. Sumber lain mengatakan bahwa jenis senjata ini memiliki sejarah yang lebih menarik jauh ke belakang ke masa seni beladiri Tiongkok, dan kemudian menyebar dalam budaya Indonesia dan Filipina. Jenis senjata ini juga terlihat di Thailand sebagai Mae Sun Sawk dengan sedikit perbedaannya.

Zaman Okinawa kuno
Kobujutsu adalah teknik/seni pertarungan dengan senjata dari Okinawa. Saat ini, banyak teknik yang berorientsi pertarungan nyata (combat-oriented) atau sering disebut jutsu telah banyak digantikan oleh seni/teknik bela diri (martial way), atau disebut do. Begitu juga Kobudo terbentuk dari Kobujutsu. Kebanyakan senjata-senjata tongkat yang digunakan sebagai peralatan pertanian yang sederhana: contohnya bo, yaitu tongkat yang digunakan sebagai alat bantu saat berjalan, atau untuk menggantungkan dua beban/barang bawaan dan dipanggul di pundak (Bhs Jawa : pikulan). Eku adalah dayung nelayan. Dan di mana-mana nunchaku (double stick) digunakan sebagai alat pemukul untuk merontokkan padi.

Penduduk desa atau orang kebanyakan, dilarang memiliki senjata yang lebih maju seperti pedang atau naginata, mengubah peralatan sehari-hari untuk pertahanan atau pembelaan diri. Teknik-teknik yang dipakai dimasukkan dalam kata, atau dalam rangkaian gerakan khusus, yang memungkinkan praktisi kobudo untuk melatih dan mengembangkan pengetahuannya.

Teknik satu-tonfa
Tonfa sering digunakan sepasang, satu pada masing-masing tangan, kanan dan kiri. Dengan menggenggam handle dan tangkai (long end) dibalik lengan bagian bawah, penggunaan tonfa dapat diterapkan dengan teknik yang sama seperti teknik tangan kosong. Pada dasarnya, tonfa akan lebih memperpanjang siku penggunanya bila menggunakan pegangan handle. Dua senjata memungkinkan pemakai secara simultan menangkis dengan satu tonfa dan memukul dengan satu tonfa yang lain; kayu keras yang kuat dan padat dapat melindungi dari sabetan pedang.

Teknik-teknik penggunaan tonfa cenderung tetap dan tidak banyak berubah sampai tahun 1971, Lon Anderson mengembangkan teknik “satu-tonfa (single-tonfa )” untuk anggota polisi. Mungkin alasan inilah yang menyebabkan tonfa banyak dipakai saat ini.

Pada tahun 1971, Lon Anderson menggunakan tonfa untuk kinerja kepolisian. Pada era ini Anderson mencoba mengembangkan untuk senjata pemukul bagi polisi, alat pentungan (billy club), tongkat malam (night stick) dan tongkat anti-kerusuhan (riot baton), semua itu pada dasarnya masih merupakan alat pemukul. Monadnock Corporation of New Hampshire memproduksi tongkat Prosecutor PR-24 pertama kali pada tahun 1974.

Tongkat dengan handle (side-handle baton) yang baru ini dengan cepat menjadi popular di kawasan Amerika Serikat (USA). Kini, tidak asing lagi jika melihat petugas patroli berkeliling dengan tonfa di pinggang, padahal senjata ini banyak mengundang kontroversi saat pertama kali diperkenalkan. Saat itu seni beladiri masih merupakan hal baru bagi kebanyakan orang.

Hal yang sama terjadi di Inggris ketika petugas polisi mulai menggunakan tongkat dengan handle tersebut. Hal ini dikarenakan senjata baru ini masih asing dan belum teruji saat itu. Setelah seni beladiri telah menjadi hal yang sudah biasa, menerapkan senjata tradisional untuk alat modern menjadi lebih mudah diterima. Teknik penggunaan tongkat dengan handle (side handle baton ) ini mempunyai banyak kesamaan dengan penggunaan tonfa tradisional, bedanya di sini menggunakan satu tonfa, sementara tangan yang satunya digunakan untuk perlindungan atau memperkuat tangkisan dan pukulan.

145.000
Rp 95.000
85.000
Rp 75.000
Rp 339.000
210.000
Rp 175.000
Shopping cart:
Jumlah = pcs

Lihat Keranjang
Jumlah Nama Barang Berat (kg) Total
0 0,00 Kg Rp 0,00
keranjang anda kosong
Customer Service
ym1
ym2
Follow Us
Pembayaran
Produk Terbaru
Produk Terlaris